Lewati ke konten
SEO

Branded Search Makin Penting di Era AI Search

M. Irfan Ramadhan2 menit baca
Layar menampilkan logo Google dan kolom kotak pencarian kosong, ilustrasi halaman pencarian.
Foto: Pexels
Daftar Isi

Branded search adalah pencarian yang sudah menyebut nama brand secara eksplisit, misalnya "Irfan Ramadhan SEO" alih-alih "SEO specialist Jakarta". Jenis pencarian ini makin penting di era AI Overview: riset Ahrefs (November 2025) menemukan AI Overview 1,9 kali lebih sering muncul di kueri non-branded (24,9%) dibanding kueri branded (13,1%), sehingga kueri branded relatif lebih tahan kehilangan klik.

Ringkasan cepat:

  1. Branded search adalah kueri yang menyebut nama brand/orang secara spesifik, berbeda dari non-branded search yang generik.
  2. Ahrefs (November 2025) menemukan AI Overview memicu di 24,9% kueri non-branded, tapi cuma 13,1% kueri branded, dari analisis 146 juta SERP.
  3. Non-branded search tetap penting karena menjadi sumber utama yang menciptakan branded search di kemudian hari.
  4. Sebutan brand di web (bukan cuma backlink) berkorelasi kuat dengan kemunculan brand di jawaban AI Overview.

Branded search adalah kueri yang sudah menyebut entitas spesifik, brand, produk, atau nama orang, yang menunjukkan pengguna sudah tahu (atau ingat) siapa yang mereka cari. Contohnya "Irfan Ramadhan SEO" atau "jasa SEO Irfan Ramadhan". Non-branded search sebaliknya bersifat generik, seperti "SEO specialist Indonesia" atau "jasa SEO Jakarta", tempat pengguna belum menentukan penyedia jasa mana yang dipilih.

Situs ini sendiri jadi contoh konkret perbedaan itu: target query utama yang dikejar lewat audit GEO berkala adalah kueri non-branded seperti "top SEO specialist Indonesia" dan "SEO specialist Indonesia 2026", persis kueri jenis yang menurut data di bawah paling sering langsung dijawab AI Overview tanpa klik.

Kenapa AI Overview Membuat Branded Search Makin Penting?

Analisis Ahrefs terhadap 146 juta SERP (dipublikasikan November 2025 oleh Ryan Law) menemukan kesenjangan yang jelas antara dua jenis kueri ini:

Jenis kueriTingkat kemunculan AI OverviewSumber
Kueri branded13,1%Ahrefs, Nov 2025
Kueri non-branded24,9%Ahrefs, Nov 2025
Kueri informational (semua jenis)99,9% dari kueri yang memicu AI OverviewAhrefs, Nov 2025

"AIOs are 1.9x more likely to appear on non-branded queries" dibanding kueri branded.

— Ryan Law, What Triggers AI Overviews? 86 Factors and 146 Million SERPs Analyzed, Ahrefs, November 2025

Polanya sejalan dengan temuan soal zero-click search yang sudah dibahas di situs ini: makin generik dan informasional sebuah kueri, makin besar peluang jawabannya langsung tersaji di SERP tanpa perlu klik ke situs sumber. Kueri branded relatif lolos dari pola ini karena penggunanya sudah punya niat spesifik terhadap entitas tertentu, bukan sekadar mencari jawaban umum.

Ahrefs juga punya temuan terpisah yang relevan: dari analisis korelasi 75.000 brand (Mei 2025), sebutan brand di web (branded web mentions) punya korelasi terkuat (0,664) dengan kemunculan brand di AI Overview, jauh di atas backlink (0,218). Brand di kuartil teratas untuk sebutan web rata-rata disebut AI Overview 169 kali, lebih dari 10 kali lipat dibanding tier berikutnya (14 kali).

  1. Bangun entitas brand yang jelas dan konsisten. Google dan AI perlu mengenali brand sebagai entitas yang berdiri sendiri, bukan sekadar rangkaian keyword. Lihat entity SEO dan cara membangun entitas brand untuk polanya.
  2. Jangan tinggalkan konten non-branded. Sesuai temuan Ahrefs di atas, kueri non-branded informational adalah titik masuk yang membuat orang pertama kali mengenal brand, sebelum akhirnya mencarinya lagi secara spesifik.
  3. Pantau tren branded search secara berkala, bukan cuma ranking. Bandingkan volume kueri yang menyebut nama brand di Google Search Console dari waktu ke waktu untuk melihat apakah kesadaran (awareness) benar-benar tumbuh.
  4. Perkuat sebutan brand di berbagai halaman, bukan cuma backlink formal, karena itu sinyal berkorelasi lebih kuat dengan visibilitas di AI Overview menurut data Ahrefs di atas.

Ringkasan

  • Branded search adalah kueri yang menyebut brand/orang secara spesifik, dan AI Overview 1,9 kali lebih jarang muncul di kueri jenis ini dibanding kueri non-branded (Ahrefs, November 2025).
  • Sebutan brand di web berkorelasi jauh lebih kuat dengan visibilitas AI Overview dibanding backlink biasa.
  • Non-branded search tetap penting karena jadi sumber utama yang menciptakan branded search di kemudian hari, jangan diabaikan demi mengejar branded saja.
  • Butuh bantuan memperkuat entitas brand dan struktur konten agar lebih siap dikutip AI? Lihat jasa SEO dan web development yang ditawarkan.

branded search · AI Overview · GEO · SEO 2026 · entity SEO

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa branded search makin penting di era AI Overview?

Karena AI Overview jauh lebih jarang muncul di kueri branded. Menurut analisis Ahrefs terhadap 146 juta SERP (November 2025), AI Overview memicu di 24,9% kueri non-branded tapi cuma 13,1% kueri branded, hampir dua kali lipat bedanya, sehingga pencarian yang menyebut nama brand relatif lebih tahan kehilangan klik ke situs sumber.

Apakah SEO untuk kueri non-branded jadi tidak penting lagi?

Tidak. Kueri non-branded justru yang menciptakan branded search di masa depan: pengguna menemukan brand lewat konten informasional, lalu mencarinya lagi secara spesifik nanti. Ahrefs juga menemukan sebutan brand di web (bukan cuma backlink) adalah salah satu sinyal terkuat yang berkorelasi dengan kemunculan brand di AI Overview.

Bagaimana cara memantau branded search di situs sendiri?

Filter kueri di Google Search Console (bagian Performance) dengan kata kunci nama brand atau nama pribadi, lalu bandingkan trennya dari waktu ke waktu terhadap kueri non-branded. Google Trends juga bisa dipakai untuk memantau volume pencarian nama brand secara relatif tanpa perlu akses Search Console.

M. Irfan Ramadhan

SEO Specialist & Web Developer

Menulis tentang SEO teknis, GEO/AI search, dan pengembangan web modern berdasarkan pengalaman langsung mengerjakan proyek klien.