Turbopack File System Caching adalah fitur Next.js yang menyimpan hasil kompilasi next dev dan next build ke disk (folder .next), sehingga build atau sesi dev berikutnya bisa membaca ulang cache itu alih-alih mengompilasi ulang dari nol. Fitur ini aktif default tanpa konfigurasi tambahan, kecuali environment build tidak pernah menyimpan folder .next/cache antar proses.
Ringkasan cepat:
turbopackFileSystemCacheForDevdefault aktif sejak Next.js 16.1 (Desember 2025), menyimpan cachenext devdi.next/dev/cache/turbopack.turbopackFileSystemCacheForBuilddefault aktif sejak Next.js 16.3 (Agustus 2026), menyimpan cachenext builddi.next/cache/turbopack.- Cache build hanya bermanfaat kalau folder kerja dipakai ulang antar build; container CI yang selalu mulai dari image bersih tidak akan pernah membaca cache itu.
- Kedua opsi bisa dimatikan manual lewat
experimentaldinext.config.tskalau environment build memang tidak mendukung penyimpanan cache persisten. - Fitur ini melanjutkan persistent caching yang pertama kali dirilis eksperimental di Next.js 15.5 lewat canary release.
Apa Itu Turbopack File System Caching?
Turbopack File System Caching adalah mekanisme Turbopack menyimpan hasil kerja kompilasi ke disk di dalam folder .next, dipisah per command: cache next dev dan cache next build punya lokasi dan opsi masing-masing. Saat proses berikutnya dijalankan di direktori kerja yang sama, Turbopack membaca cache itu lebih dulu dan hanya mengompilasi ulang modul yang benar-benar berubah.
Menurut dokumentasi resmi Next.js, fitur ini "mengizinkan Turbopack mengurangi pekerjaan lintas next dev atau next build", dengan data disimpan di bawah direktori .next antar proses.
Kapan Fitur Ini Pertama Kali Ada?
| Versi | Status |
|---|---|
| 15.5.0 | Persistent caching dirilis eksperimental di canary release |
| 16.0.0 | Beta, dua flag terpisah untuk dev dan build |
| 16.1.0 | Aktif default untuk development |
| 16.3.0 | Aktif default untuk build |
Riwayat ini sejalan dengan rangkuman fitur Next.js 16.1 hingga 16.3 yang pernah dibahas: perubahan ini masuk kategori peningkatan otomatis, bukan migrasi yang memaksa ubah kode.
Bagaimana Cara Mengaktifkan atau Mengonfigurasi Turbopack File System Caching?
Karena kedua opsi sudah default true, langkah "mengaktifkan" sebenarnya hanya diperlukan untuk kasus eksplisit: menulis ulang nilainya dengan sengaja (misalnya untuk dokumentasi tim) atau justru menonaktifkannya. Tambahkan blok berikut ke next.config.ts:
import type { NextConfig } from "next";
const nextConfig: NextConfig = {
experimental: {
turbopackFileSystemCacheForDev: true,
turbopackFileSystemCacheForBuild: true,
},
};
export default nextConfig;| Opsi | Berlaku untuk | Lokasi cache di disk | Default aktif sejak |
|---|---|---|---|
turbopackFileSystemCacheForDev | next dev | .next/dev/cache/turbopack | Next.js 16.1 |
turbopackFileSystemCacheForBuild | next build | .next/cache/turbopack | Next.js 16.3 |
Set salah satu opsi ke false untuk keluar (opt-out) dari cache tersebut, misalnya kalau ingin memastikan setiap build benar-benar mulai dari nol saat debugging masalah build yang dicurigai berasal dari cache basi.
Kapan Build Justru Tidak Diuntungkan oleh Cache Ini?
Cache build hanya terasa manfaatnya kalau folder .next/cache benar-benar tersisa saat build berikutnya dijalankan. Menurut dokumentasi resmi, ada perbedaan nyata antar jenis environment:
- Self-hosted build yang memakai ulang direktori kerja yang sama antar build (misalnya VPS dengan
git pulllalunpm run buildberulang) otomatis diuntungkan, karena.next/cachetetap ada di disk dari proses sebelumnya. - Build berbasis container biasanya mulai dari layer bersih setiap kali, sehingga
.next/cachetidak ikut terbawa kecuali dikonfigurasi eksplisit untuk disimpan atau di-mount. - CI provider (CircleCI, GitHub Actions, GitLab CI, dan sejenisnya) butuh konfigurasi cache terpisah untuk folder
.next/cache, dirangkum lengkap di panduan resmi CI build caching.
If your build environment never preserves
.next/cache, setturbopackFileSystemCacheForBuild: falseto skip writing a cache that will not be read.
Situs ini sendiri, kalau nanti upgrade ke Next.js 16.3 atau lebih baru, termasuk kategori pertama: build berjalan di working copy git yang sama (/var/www/personal-brand) berulang kali, bukan container sekali pakai, jadi cache build akan otomatis terbawa tanpa konfigurasi tambahan apa pun.
Ringkasan: Cache Default Aktif Sejak 16.1 (Dev) dan 16.3 (Build), Matikan Hanya di CI Tanpa Cache Persisten
- Turbopack File System Caching sudah aktif default sejak Next.js 16.1 (dev) dan 16.3 (build), tidak butuh konfigurasi tambahan untuk proyek yang build-nya memakai ulang direktori kerja yang sama.
- Cache dev dan cache build disimpan di lokasi berbeda (
.next/dev/cache/turbopackvs.next/cache/turbopack) dan dikontrol lewat dua opsiexperimentalterpisah. - Matikan
turbopackFileSystemCacheForBuildhanya kalau environment CI/container memang tidak pernah menyimpan.next/cacheantar build, supaya tidak menulis cache yang tidak berguna. - Topik cache Next.js lain yang sudah dibahas lebih dulu: migrasi loader webpack ke Turbopack ada di cara mengaktifkan Turbopack production build, sementara proses upgrade versi lengkapnya ada di cara upgrade Next.js 15 ke Next.js 16. Butuh bantuan audit atau migrasi performa build Next.js? Layanan web development mencakup pengecekan konfigurasi seperti ini.
