Turbopack menjadi bundler default untuk next dev dan next build sejak
Next.js 16 dirilis 21 Oktober 2025, menggantikan Webpack yang sebelumnya
jadi pilihan bawaan. Dampak utamanya: build produksi diklaim 2-5x lebih
cepat dan Fast Refresh saat development hingga 10x lebih cepat, tanpa
konfigurasi tambahan bagi kebanyakan proyek.
Ringkasan cepat:
- Turbopack jadi bundler default
next devdannext buildsejak Next.js 16 (21 Oktober 2025), menggantikan Webpack tanpa perlu flag manual. - Klaim resmi Vercel: build produksi 2-5x lebih cepat, Fast Refresh hingga 10x lebih cepat dibanding Webpack.
- Sebelum resmi jadi default, adopsi Turbopack sudah lebih dari 50% sesi development dan 20% production build di Next.js 15.3+.
- Proyek dengan konfigurasi Webpack kustom (loader/plugin) perlu diterjemahkan ke opsi
turbopack.rules, atau tetap bisa fallback lewat flag--webpack. - Besarnya peningkatan performa tetap bergantung ukuran codebase dan kompleksitas dependency proyek masing-masing, bukan jaminan sama di setiap proyek.
Apa Itu Turbopack dan Kenapa Jadi Default di Next.js 16?
Turbopack adalah bundler berbasis Rust yang dikembangkan tim Vercel sebagai
pengganti Webpack, dirancang khusus untuk arsitektur Next.js. Sebelum
Next.js 16, Turbopack harus diaktifkan manual lewat flag --turbopack atau
--turbo. Mulai Next.js 16, Turbopack sudah stabil dan otomatis dipakai
tanpa flag apa pun.
Menurut pengumuman resmi Next.js 16, keputusan ini didasari adopsi yang sudah tinggi sebelum jadi default:
Since its beta release earlier this summer, adoption has scaled rapidly: more than 50% of development sessions and 20% of production builds on Next.js 15.3+ are already running on Turbopack.
(Next.js 16 announcement, nextjs.org/blog/next-16)
Angka Performa yang Diklaim Resmi
Dokumentasi resmi menyebut dua angka spesifik untuk Turbopack stabil di Next.js 16: 2-5x lebih cepat untuk production build dan hingga 10x lebih cepat untuk Fast Refresh saat development, dibanding Webpack. Angka ini adalah klaim vendor berdasarkan benchmark internal Vercel, bukan jaminan hasil yang sama persis di setiap proyek. Besarnya peningkatan tetap bergantung ukuran codebase dan kompleksitas dependency proyek masing-masing.
| Aspek | Turbopack (Next.js 16) | Webpack (sebelumnya) |
|---|---|---|
| Status default | Default otomatis untuk next dev dan next build sejak Next.js 16 | Opsional, aktif lewat flag --webpack |
| Kecepatan build produksi (klaim vendor) | 2-5x lebih cepat | Baseline sebelum Turbopack |
| Kecepatan Fast Refresh (klaim vendor) | Hingga 10x lebih cepat | Baseline sebelum Turbopack |
| Adopsi sebelum resmi default (Next.js 15.3+) | Lebih dari 50% sesi development, 20% production build | Sisanya masih Webpack |
| Konfigurasi kustom (loader/plugin) | Perlu diterjemahkan ke opsi turbopack.rules | Sudah kompatibel langsung |
Bagaimana Dampak Turbopack Default ke Proyek yang Sudah Berjalan?
Untuk proyek yang baru dibuat dengan create-next-app versi 16, Turbopack
langsung aktif tanpa perlu tindakan apa pun. Untuk proyek lama yang
di-upgrade dari Next.js 15 atau sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan:
- Konfigurasi Webpack kustom (loader atau plugin khusus di
next.config.ts) tidak otomatis kompatibel dengan Turbopack dan perlu diterjemahkan ke opsiturbopack.rulesyang setara. Langkah migrasi loader per loader, termasuk daftar fitur webpack yang belum didukung Turbopack, dibahas di artikel cara mengaktifkan Turbopack untuk production build. - Fallback tersedia: proyek yang belum siap migrasi bisa tetap memakai
Webpack dengan menjalankan
next dev --webpackataunext build --webpack, tanpa mengubah kode lain. - Lokasi konfigurasi berubah: opsi
experimental.turbopackdinext.config.tsversi lama sudah dipindah ke top-levelturbopack, bukan lagi di dalamexperimental.
Langkah migrasi lengkap dari Next.js 15 ke 16, termasuk breaking changes di luar Turbopack seperti Async Request API, sudah dibahas di artikel cara upgrade Next.js 15 ke Next.js 16.
Klaim "2-5x lebih cepat" sendiri perlu dibaca dengan hati-hati karena cuma mengukur bundler, bukan total waktu build yang sebenarnya dirasakan. Pengujian independen pada aplikasi 60 halaman (bukan starter template) oleh Remdore menemukan hal ini:
This is the honest reading of "2-5x faster builds". The bundler is 2.5x to 19x faster depending on cache state, but the total build time you actually wait for improves less, and improves less the more pages you have to statically generate.
(Remdore, dev.to/remdore)
Ringkasan: Default Otomatis untuk Proyek Baru, Fallback Webpack untuk Proyek Lama
- Turbopack jadi bundler default
next devdannext buildsejak Next.js 16 (21 Oktober 2025), menggantikan Webpack tanpa perlu flag manual. - Klaim resmi: build produksi 2-5x lebih cepat, Fast Refresh hingga 10x lebih cepat. Angka ini klaim vendor yang besarnya tetap bergantung ukuran proyek.
- Proyek dengan konfigurasi Webpack kustom masih bisa fallback lewat
--webpack, tidak wajib migrasi langsung. Lihat langkah upgrade lengkap di cara upgrade Next.js 15 ke Next.js 16. - Peningkatan Turbopack tidak berhenti di 16.0: rilis minor 16.1
menstabilkan Turbopack file system caching untuk
next dev, dibahas lengkap di fitur baru Next.js 16.1, 16.2, 16.3. - Butuh bantuan mengaudit atau memigrasikan proyek Next.js ke versi terbaru? Lihat layanan web development yang ditawarkan.
